Gencarnya iklan rokok membuat banyak perokok yang memulai aksinya dari usia remaja. Usia yang masih labil ditambah dengan iklan yang dibuat sehebat mungkin membuat mereka tidak sadar bahwa mereka adalah sasaran bagi para produsen rokok. Dari penelitian yang dilakukan oleh Komnas Perlindungan Anak pada tahun 2007 ditemukan bahwa iklan telah mempengaruhi sekitar 91,7 persen remaja yang berusia antara 13-15 tahun untuk mulai menghisap batang tembakau ini. Data ini telah membuat kita terkejut akan dampak iklan terhadap kebiasaan merokok pada seseorang.
Usia remaja adalah usia pertumbuhan, oleh karena merokok pada masa ini bisa menyebabkan berbagai masalah serius baik fisik maupun emosionalnya. Bahkan remaja yang yang merokok memiliki resiko kesehatan yang jauh lebih buruk daripada orang dewasa yang merokok. Seperti yang dikutip dari Livestrong, berikut adalah beberapa masalah yang terjadi jika seorang remaja merokok :
Terganggunya Perkembangan Paru-Paru
Pada tahap pertumbuhan, tubuh masih akan berkembang. Merokok pada usia remaja bisa mengganggu perkembangan paru-paru seseorang. Apalagi jika ternyata Anda merokok tiap hari, Anda akan terus menerus batuk, sesak dapat, mudah terserang pilek dan memiliki dahak yang berlebihan.
Susah Untuk Sembuh
Rokok akan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu seorang remaja perokok yang sakit akan lebih sulit untuk mendapatkan kembali kesehatannya. Selain itu, ada berbagai masalah lain yang bisa dipicu oleh merokok di usia muda seperti penyakit jantung dan berkurangnya usia tulang.
Kelihatan Lebih Tua
Proses penuaan lebih cepat akan terjadi pada orang-orang yang mulai merokok di usia muda. Orang-orang seperti ini akan memiliki kulit yang lebih kering dan garis-garis kerutan di wajahnya sehingga akan kelihatan lebih tua daripada usia yang sebenarnya. Masalah penampilan lain yang bisa diakibatkan oleh rokok adalah gigi kuning serta jerawat.
Kecanduan
Merokok di usia remaja akan membuatnya lebih sulit untuk berhenti karena mereka lebih mungkin untuk mengalami kecanduan. Saat seorang remaja memutuskan untuk berhenti merokok, maka akan berbagai masalah yang terjadi padanya seperti insomnia, mudah marah, depresi dan berbagai masalah mental lainnya.
Usia remaja adalah usia pertumbuhan, oleh karena merokok pada masa ini bisa menyebabkan berbagai masalah serius baik fisik maupun emosionalnya. Bahkan remaja yang yang merokok memiliki resiko kesehatan yang jauh lebih buruk daripada orang dewasa yang merokok. Seperti yang dikutip dari Livestrong, berikut adalah beberapa masalah yang terjadi jika seorang remaja merokok :
Terganggunya Perkembangan Paru-Paru
Pada tahap pertumbuhan, tubuh masih akan berkembang. Merokok pada usia remaja bisa mengganggu perkembangan paru-paru seseorang. Apalagi jika ternyata Anda merokok tiap hari, Anda akan terus menerus batuk, sesak dapat, mudah terserang pilek dan memiliki dahak yang berlebihan.
Susah Untuk Sembuh
Rokok akan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu seorang remaja perokok yang sakit akan lebih sulit untuk mendapatkan kembali kesehatannya. Selain itu, ada berbagai masalah lain yang bisa dipicu oleh merokok di usia muda seperti penyakit jantung dan berkurangnya usia tulang.
Kelihatan Lebih Tua
Proses penuaan lebih cepat akan terjadi pada orang-orang yang mulai merokok di usia muda. Orang-orang seperti ini akan memiliki kulit yang lebih kering dan garis-garis kerutan di wajahnya sehingga akan kelihatan lebih tua daripada usia yang sebenarnya. Masalah penampilan lain yang bisa diakibatkan oleh rokok adalah gigi kuning serta jerawat.
Kecanduan
Merokok di usia remaja akan membuatnya lebih sulit untuk berhenti karena mereka lebih mungkin untuk mengalami kecanduan. Saat seorang remaja memutuskan untuk berhenti merokok, maka akan berbagai masalah yang terjadi padanya seperti insomnia, mudah marah, depresi dan berbagai masalah mental lainnya.
Sumber : http://segiempat.com

No comments:
Post a Comment